SMP NEGERI 5 TAMBUSAI UTARA, Kab. Rokan Hulu Kangkangi Permendikbut No. 8 Thn 2020

PEKANBARU: Geger saat salah seorang perwakilan dari orang tua siswa
SMP NEGERI 5 TAMBUSAI UTARA yang tidak ingin disebut namanya, mengadu di kantor DPW LP Tipikor Nusantara Riau terkait adanya kutipan biaya Ujian Nasional Berbasis Komputer sebesar Rp575.000,00 (lima ratus tujuh puluh lima ribu rupiah) per siswa khusus kelas IX dan di ketahui jumlah siswa kelas IX di SMP NEGERI 5 TAMBUSAI UTARA yang kepala sekolah tersebut ibu (inisial) NS. M, M.Pd berjumlah kurang lebih 59 orang.

Mendengar hal itu, Ketua DPW LP Tipikor Nusantara Riau (EDI ZULPIKAR), Pimpinan Redaksi Lembaga Gementara Raya.Com (AM.RUDY, S) dan Pimpinan Redaksi Lembaga Media online lintasperistiwanusantara.com terkejut mendengar hal itu di dalam ruangan kantor saat mitting oleh karna laporan salah satu orang tua siswa.

Ketua DPW LP Tipikor Nusantara Riau (EDI ZULPIKAR) menuturkan kepada orang tua dari salah seorang siswa yang tidak mau disebut namanya dan serta kepada awak media: bila terbukti, kita akan laporkan kepala sekolah tersebut ke penegak hukum, karena menurut saya, jika hal itu memang benar terjadi, maka kepala sekolah dimaksud jelas terang melanggar Permendikbut No. 8 Tahun 2020 dan apalagi ini saat kondisi negara yang darurat yaitu Covid 19 dengan kondisi ekonomi memburuk, jangan sampai para kepala sekolah memanfaatkan kondisi-kondisi yang darurat itu.

Ditempat terpisah, Tim Redaksi Media Lintas Peristiwa melalui chatting WA kepada Kepala Sekolah terkait mengkonfirmasi hal itu, namun keesokan harinya Kepala Sekolah SMPN 5 Tambusai Utara Kab. Rohul tersebut baru membalas melalui WA denga mengakui dan membenarkan hal itu terjadi.

Mengetahui hal itu, Ketua DPW LP Tipikor Nusantara Prov. Riau meminta kepada Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Rokan Hulu agar memperhatikan kinerja kepala sekolah SMPN 5 Tambusai Utara dan untuk tegaknya supremasi hukum di negara republik indonesia yang kita cintai ini, maka Ketua DPW LP Tipikor Nusantara Prov. Riau akan segera melaporkan hal ini ke penegak hukum. tegasnya…
(Red)*