Luar Biasa Para Pekerja Proyek Akhirnya Berani Laporkan Pemerasan Yang Selalu Terjadi Dengan Dalil Serikat Pekerja

Luar Biasa Para Pekerja Proyek Akhirnya Berani Laporkan Pemerasan Yang Selalu Terjadi Dengan Dalil Serikat Pekerja

 

 

Pekanbaru-Media Tim

 

 

Dua dari enam orang terduga pelaku pengrusakan dan pengancaman kepada karyawan PT. HKI yang tengah mengerjakan proyek pembangunan Jalan Tol di wilayah Kabupaten Kampar, termasuk Ketua PC Kota Pekanbaru F.Sp-Bpu yang selalu nekat melancarkan aksi pemerasan terhadap pekerja bangunan, bahkan semakin brutal hingga keluar wilaya lingkup kerjanya Kota Pekanbaru ke Kabupaten Kampar S.Sitompul akhirnya kena batunya.

 

 

Para pelaku yang selalu mengatasnamakan Serikat Pekerja bangunan, tanpa nemilik skil apapun tentang proyek, apalagi membina dan memiliki anggota dengan modal gertak dan berbagai peraturan ketenagakerjaan dan peraturan daerah tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Mapolres Kampar.

 

 

Kedua tersangka yang ditangkap Aparat Kepolisian ini adalah SS alias T (43) warga Payung Sekaki dikabarkan sebagai ketua PC F.Sp-Bpu Pekanbaru yang dalam SK nya juga tidak jelas legal penerbitan alias bodong. Dan AS alias S (27) warga Jalan Fajar Ujung Kota Pekanbaru.

 

 

Ekspos penangkapan dan penahanan kedua tersangka pengancaman serta pengrusakan di lokasi proyek pembangunan jalan tol wilayah Kabupaten Kampar ini, dilakukan pada Rabu malam (18/11) yang dipimpin Waka Polres Kampar Kompol Ricky Ricardo SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Bery Juana Putra SIK dan KBO Satreskrim Ipda Ismadi.

 

 

Saat Ekspos ungkap kasus ini juga dihadirkan kedua tersangka dan barang bukti, berupa sebuah senjata tajam dan 2 unit Hp yang digelar diruang data Polres Kampar.

 

 

Dijelaskan Waka Polres Kampar bahwa peristiwa ini berawal pada Senin (2/11/2020) sekira pukul 13.00 Wib di Kantor PT. HKI Desa Bukit Teratai Kecamatan Rumbio Jaya, saat itu datang sejumlah orang yang mengatasnamakan dari F. SPBPU yang dipimpin oleh tersangka SS alias T dengan datang layaknya panglima memakai tongkat komando.

 

 

Mereka meminta pekerjaan di PT. HKI yang tengah mengerjakan proyek pembangunan jalan tol untuk memanggil bos proyek bertemu, kemudian SS bersama temannya menutup akses jalan dan memaksa masuk ke kantor PT. HKI, untuk menemui kepala proyek yang saat itu sedang tidak berada di tempat.

 

 

Satpam PT. HKI berusaha menghalangi mereka masuk kantor namun SS dan rekannya tetap memaksa dan bahkan memukul Satpam ini pada pipi kirinya dan SS juga melakukan pengrusakan pada pintu kantor PT. HKI, atas kejadian tersebut Humas PT. HKI kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kampar untuk pengusutannya.

 

 

Menindak lanjuti laporan tersebut dilakukan pengejaran terhadap para pelaku oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar, yang dibackup Resmob Subdit 3 Dit Reskrimum Polda Riau, Tim gabungan ini berhasil mengamankan 6 orang yaitu SS dan rekan-rekannya.

 

 

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ke-6 orang tersebut, akhirnya 2 orang diantaranya yaitu SS alias T dan AS alias S ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Polres Kampar.

 

 

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bery Juana Putra SIK pada kesempatan ekspos ini menyampaikan, bahwa kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 351 jo pasal 335 Jo pasal 55 dan 56 KUHP, jelasnya. Sementara pihak pengelola proyek dan pekerja bangunan khususnya yang pernah mengalami hal serupa dan oleh mereka yang telah diamankan, agar tidak segan membuat laporan demi terciptanya Kamtibmas di lingkungan masyarakat.

 

Media (tim)