Petugas Kepolisian & TNI Terpaksa Membubarkan Warga Yang Melanggar Prokes

Petugas Kepolisian & TNI Terpaksa Membubarkan Warga Yang Melanggar Prokes

Media Cyber Lintasperistiwanusantara.com

Dairi Sumut – Antusiasme warga untuk ikut vaksin pantas diacungkan jempol di kecamatan Parbuluan Dairi Sumatera Utara yang diselenggarakan Dinkes kabupaten Dairi. Namun saat acara digelar warga yang hadir tidak ingin kehilangan kesempatan untuk ikut vaksin, sehingga terjadi kerumunan ribuan warga yang berdesak desakan tidak menyadari bahwa kerumunan tersebut sudah melanggar prokes, sehingga dengan sigap Kapolsek dan Aparat TNI  turun langsung bubarkan kerumunan warga saat mengikuti vaksin covid-19 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan kabupaten Dairi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari, Rabu 11/08/2021 bertempat di SDN 030294 Sigalingging.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Dr. Benny Purba MKM Kepala Puskesmas Parbuluan bahwa kuota vaksin hanya untuk 500 orang, namun jumlah yang hadir kurang lebih dari 2000 orang. Hal ini dikarenakan undangan disebar ke 11 desa yang ada di kecamatan Parbuluan, antusiasme warga luarbiasa juga didesak karena keperluan syarat admin dalam mengikuti pendidikan. Menurut keterangan seorang warga ini juga diakibatkan adanya beredar melalui facebook, ini vaksin gratis terakhir, siapa cepat dapat, “namun penyebar info tersebut tak dapat mempertanggungjawabkan info yang diedarkan, “ujar seorang warga. 

Menurut salah seorang warga yang hadir tidak bersedia disebut namanya mengatakan sangat kecewa atas perlakuan terhadap warga tersebut, seandainya ada info dari Kades untuk kuota tertentu tentu tidak akan terjadi kerumunan seperti ini, “ujarnya. 

Kapolsek Parbuluan Iptu Agus Santoso mengatakan bahwa antusiasme warga di kecamatan Parbuluan untuk ikut vaksin pantas diacungkan jempol, lihat saja saat menjelang HUT Bhayangkara ke -76 kemarin kecamatan Parbuluan pemecah rekor di kabupaten Dairi terbanyak ikuti vaksin,” ujar Agus. Dari pelaksanaan itu sebenarnya sudah pengalaman buat kita, bahwa luarbiasa antusiasme masyarakat kecamatan Parbuluan, kiita tidak langsung menyalahkan namun teknisnya kurang di set sebelumnya agar safety ,” tutur Agus Santoso.

Setelah diberi himbauan tegas oleh Camat Parbuluan Rafael Siringoringo SAP, mengikuti vaksin kita agar terhindar dari covid namun kalau demikian halnya bukan meningkatkan hard Imunity tapi jadi pemicu terjadinya covid-19 oleh karenanya saya himbau agar bapak/ ibu sekalian ikuti prokes ,” tegasnya. Atas saran dan himbauan Camat tersebut akhirnya warga yang belum mendapatkan nomor pendaftaran dan formulir akhirnya meninggalkan tempat. Kegiatan dilanjutkan kembali setelah warga dapat ditertibkan tidak berkerumun dan jaga jarak serta memakai masker, jumlah warga yang ikut vaksin 510 orang terdiri dari lansia 28 orang, pelayanan publik 13 orang, masyarakat umum 469, setelah selesai vaksin petugas medis mengingatkan warga  ingat tanggal vaksin tahap II serta patuhi prokes .

Turut hadir dalam acara vaksin tersebut Kapolsek Parbuluan Iptu Agus Santoso, Camat Parbuluan Rafael Siringoringo, SAP dan Staf, Kepala Puskesmas Parbuluan Dr. Benny Purba MKM, Danposramil Parbuluan Sertu H. Sihotang, Personil Polsek Parbuluan, Personil Posramil Parbuluan  Hingga berakhir kegiatan tersebut berjalan aman dan tertib. (L.H)

5 thoughts on “Petugas Kepolisian & TNI Terpaksa Membubarkan Warga Yang Melanggar Prokes

  1. Heya i am for the first time here. I found this board and I find It truly useful & it helped me out much. I hope to give something back and aid others like you helped me.

  2. Hey there, I think your site might be having browser compatibility issues. When I look at your blog in Opera, it looks fine but when opening in Internet Explorer, it has some overlapping. I just wanted to give you a quick heads up! Other then that, fantastic blog!

  3. I got what you intend, thankyou for posting.Woh I am lucky to find this website through google. “Spare no expense to make everything as economical as possible.” by Samuel Goldwyn.

  4. Having read this I thought it was very informative. I appreciate you taking the time and effort to put this article together. I once again find myself spending way to much time both reading and commenting. But so what, it was still worth it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.